BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Kamis, 28 April 2011

Jenis-jenis penipuan di internet dan Cara mengatasinya

HATI-HATI 20 JENIS PENIPUAN DI INTERNET

Kepolisian Sektor Menteng, Jakarta Pusat, membekuk delapan orang tersangka penipuan melalui pesan pendek atau SMS dengan modus undian berhadiah. Pelaku ditangkap saat terlibat pertengkaran dengan pegawai bank, karena meminta rekening yang diblokir dibuka. "Pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda, Makassar, Jakarta, dan Tangerang," ujar Kapolsek Menteng Ajun Komisaris Besar Polisi Djuwito Purnomo, Selasa, 24 Januari 2011. Pengungkapan kasus penipuan itu berawal pada 12 November 2011, saat seorang korban bernama Herry HAC Ohello, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat melapor kepada polisi. Pensiunan pegawai Departemen Perhubungan berusia 65 tahun itu mendapat SMS telah memenangkan undian senilai Rp10 juta. Saat ingin mengambil hadiah, korban diminta pelaku menyetorkan uang untuk pajak. Namun setelah menyetor uang senilai Rp899 ribu, hadiah tidak kunjung tiba. Herry mengadukan penipuan ini ke Polsek Menteng. Polsek Menteng lalu mengajukan pemblokiran atas nomor rekening Bank Mandiri pelaku atas nama Dodi. Polisi kesulitan membongkar aksi pelaku hingga kasus ini mandek selama 2 bulan. Kasus ini mencuat kembali saat dua pelaku berinisial MS dan IR, ditangkap di Sopeng, Sulawesi. Mereka ditangkap saat terlibat cekcok mulut dengan pegawai bank karena memaksa membuka rekening yang sedang diblokir. Keduanya lalu ditangkap aparat kepolisian dan dibawa ke Jakarta, pada Minggu 23 Januari 2011. Dari hasil pengembangan, polisi menangkap satu pelaku di Menteng atas nama AJ. Dari keterangan AJ, selanjutnya polisi membekuk lima pelaku lainnya di Cileduk Tangerang. Mereka adalah UK, KA, AI, HS dan SD. Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit hand phone, tiga simcard operator berbeda, satu unit motor dan dua buku tabungan yakni BNI dan Mandiri. "Untuk rekening tabungan, pelaku mengaku membeli dari orang," jelas Djuwito. Menurut pengakuan pelaku, mereka telah menjalankan aksi ini sejak satu tahun lalu. Jumlah uang yang tersimpan di rekening mencapai Rp45 juta. "Pelaku juga cukup profesional. Mereka membagi tugas, ada yang menjadi pemandu telepon dan pengirim SMS berhadiah," jelas Djuwito.
selengkapnya

URL Shorten: http://lintas.me/vHoVWpO1

Hot: 2 bulan 15 hari 23 jam lalu
DiskusiSebarkan Facebook Twitter by: ndafifa

0 komentar: